Mencare

Mencare

“Sementara itu suatu penelitian lain menunjukkan bahwa keterlibatan laki-laki dalam pengasuhan anak akan meningkatkan keintiman hubungan keluarga, menjadikan mereka sebagai ayah yang lebih baik, dan meningkatkan taraf kehidupan keluarga.”

MenCare+

Membangun Kepedulian untuk Menghapus Kekerasan

MenCare+ adalah program global yang sudah diimplementasikan tiga tahun sejak 2013, dibiayai oleh Kementerian Luar Negeri Belanda, diselenggarakan di empat negara: Indonesia, Brazil, Afrika Selatan dan Rwanda. Program ini diluncurkan Rutgers WPF Indonesia dalam upaya berpartisipasi menghapus kekerasan berbasis gender dan seksualitas terhadap perempuan dengan melibatkan laki-laki sebagai aktor perubahan.

Enam kegiatan program ini adalah:

  1. Pendidikan bagi remaja laki-laki
  2. Pendidikan bagi kelompok ayah.
  3. Kampanye Laki-laki Peduli di komunitas
  4. Pendidikan mengenai kontrasepsi
  5. Pelatihan di sektor pelayanan kesehatan
  6. Konseling bagi laki-laki pelaku KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)

Dengan kegiatan ini diharapkan perubahan utama seperti:

  • Semakin banyak laki-laki mengadopsi nilai-nilai maskulinitas yang positif
  • Menurunkan angka kekerasan berbasis gender
  • Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi serta kesehatan ibu dan anak.

Hasil dari survey IMAGES (International Men and Gender Equality Survey) yang dilakukan di Brazil, Chili, Kroasia, India, Meksiko dan Rwanda pada tahun 2011 menunjukkan bahwa tindak kekerasan adalah sesuatu yang dipelajari oleh laki-laki dari kecil. Kekerasan dianggap sebagai suatu tindakan yang wajar.

Sementara itu suatu penelitian lain menunjukkan bahwa keterlibatan laki-laki dalam pengasuhan anak akan meningkatkan keintiman hubungan keluarga, menjadikan mereka sebagai ayah yang lebih baik, dan meningkatkan taraf kehidupan keluarga.

Program yang mengharapkan adanya perubahan perilaku pada laki-laki ini memang tidak mudah karena harus mengubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan. Namun demikian program juga menyentuh kegiatan pencegahan melalui para laki-laki yang belum terkontaminasi dengan memberikan wawasan yang lebih baik tentang hidup yang menghargai hak setiap orang atas kesehatan seksual dan reproduksi mereka. Mereka juga diingatkan tentang undang-undang anti kekerasan dan undang-undang perlindungan anak yang harus dipatuhi agar bisa menyebarkan pentingnya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Program MenCare+ menyadari bahwa para laki-laki belum sepenuhnya paham betul tentang apa yang harus dilakukan dan sering tidak kuasa menahan diri dan melakukan kekerasan. Oleh karena itu serangkaian kegiatan diberikan kepada kelompok remaja laki-laki dan kelompok ayah. Kegiatan menyebarkan pengetahuan, kegiatan konseling dan kegiatan terapi. Konseling dan terapi sangat dibutuhkan bagi mereka yang memiliki kecenderungan melakukan kekerasan.

Dalam rangka menyediakan sumber informasi yang permanen, program MenCare+ juga mengadakan peningkatan kapasitas bagi para petugas kesehatan di pusat-pusat pelayanan kesehatan seperti klinik dan Puskesmas untuk mampu memberikan pelayanan (informasi, konseling dan terapi) terkait kekerasan berbasis seksualitas dan gender serta hak dan kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk perlindungan anak dan kesehatan ibu. Inisiatif ini diharapkan dapat diterapkan dan diintegrasikan dalam sistem layanan kesehatan publik secara nasional.

Inilah ukuran kualitas laki-laki dari yang paling buruk sampai yang paling ideal:

  • Eksploitatif
  • Netral
  • Sensitif
  • Transformatif

Anda ada di posisi yang mana?

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai program MenCare+ di Indonesia, silakan cek www.lakilakipeduli.org

  • 0
    Participants
  • 0
    Data Achievement Impact
  • 0
    Service Partners

Video

Where We Work

Partner

  • PKBI
  • Rifka Annisa